Jumat, 1 Maret 2024 16:15 WIB | Dibaca : 589
Tutup Diklat, Sekda :  Pengawas, Guru, Harus Selalu Inovatif dan Kreatif
Tutup Diklat, Sekda :  Pengawas, Guru, Harus Selalu Inovatif dan Kreatif
Tutup Diklat, Sekda :  Pengawas, Guru, Harus Selalu Inovatif dan Kreatif
Tutup Diklat, Sekda :  Pengawas, Guru, Harus Selalu Inovatif dan Kreatif
Tutup Diklat, Sekda :  Pengawas, Guru, Harus Selalu Inovatif dan Kreatif
Tutup Diklat, Sekda :  Pengawas, Guru, Harus Selalu Inovatif dan Kreatif
Tutup Diklat, Sekda :  Pengawas, Guru, Harus Selalu Inovatif dan Kreatif

Upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Tangerang terus dimasifkan, diantaranya dengan membekali para pendidik melalui pemanfaatan dan memperluas akses terhadap sumber daya pendidikan berkualitas.

Demikian disampaikan, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, Herman Suwarman, saat menyampaikan sambutannya dalam acara penutupan pelatihan pemanfataan akun belajar.id, yang berlangsung di Gedung Semeru BBPPMPV, Bisnis Pariwisata, Depok, Jumat (1/03). 

Sekda, mengatakan, mengingat peran penting sekolah dalam mencetak generasi muda berkualitas, pelatihan intensif bagi para pengawas dan kepala sekolah dalam memanfaatkan platform Akun Belajar.id merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Tangerang. 

“Platform ini menawarkan berbagai fitur yang dapat membantu guru meningkatkan kualitas pembelajaran, sehingga diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang berprestasi, kreatif, inovatif, dan berkualitas,” ujar Sekda. 

Sekolah, lanjut Sekda, juga berperan vital mencetak SDM yang unggul, berwawasan luas, dan mandiri di era globalisasi. “Saya yakin dengan platform ini, para guru di Kota Tangerang akan semakin berkembang,” tuturnya. 

Sementara itu, dalam kesempatan yang berbeda, dalam sambutannya pada acara penutupan pelatihan pemanfaatan rapor pendidikan oleh satuan pendidikan, yang berlangsung di GBP Parung. 

Sekda, menyampaikan, rapor pendidikan merupakan instrumen penting untuk memetakan profil belajar siswa. 

“Dengan memanfaatkan rapor pendidikan secara optimal, guru dapat merancang pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan individual siswa-siswi dan membantu mereka mencapai potensi terbaiknya," Ucapnya.

Lebih lanjut, Herman Suwarman, menekankan pentingnya penyusunan modul P5 yang kontekstual dan engaging. “Modul P5 harus dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan dan karakteristik siswa di Kota Tangerang. Selain itu, modul P5 harus dikemas dengan menarik dan interaktif agar siswa-siswi dapat terlibat aktif dalam proses pembelajaran,” tutupnya.



Artikel Terkait


Komentar

Pastikan Google Captcha Sudah Tercentang !!!