Kisah Suwanda, Guru SD yang Ciptakan Olahraga Baru Asal Kota Tangerang

Jumat, 11 Agustus 2017
Permainan Bola Tolak mungkin masih belum terasa familiar ditelinga masyarakat Kota Tangerang.
 
Namun, olahraha tersebut merupakan salah satu khas dari Kota Tangerang yang diciptakan oleh salah seorang guru asal SDN Sangiang Jaya, Priuk, Kota Tangerang. 
 
 
Suwandi, guru olahraga asal SDN Sangiang Jaya menciptakan permainan Bola Tolak sejak tahun 2015 lalu. Namun, baru dilaunching oleh Walikota Tangerang pada awal tahun 2017.
 
 
"Ide menciptakan olahraga ini berawal dari riset yang saya lakukan selama masih kuliah dan mengajar.
 
Banyak anak yang menggemari olahraha sepak bola, namun memiliki keterbatasan ruang, sehingga muncullah ide membuat olahraga baru," ungkapnya. 
 
 
 
Pria berkepala plontos itu menjelaskan, saat ini olahraha ciptaannya tersebut sudah terdaftar di Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Kemudian saat ini juga sedang dalam proses pendaftaran hak cipta di Kementerian Hukum dan Ham.
 
 
 
"Sosialisasi olahraga ini terus saya lakukan. Bahkan secara khusus saya diundang untuk mengajar di DKI jakarta dan beberapa SMA di Kota Tangerang," tambahnya. 
 
 
Suwandi menjelaskan, perbedaan Bola Tolak dengan olahraga lainnya yang serupa adalah bentuk lapangan dan juga bola yang digunakan. 
 
 
 
"Bentuk lapangannya seperti bungkus permen, kemudian bola yang digunakan seperti permainan voli.
 
Tetapi dalam permainan dilarang menggunakan tangan, karena permainan ini menggunakan kepala, dada dan bahu," terangnya. 
 
 
 
Namun, bola dan net yang digunakan untuk permainan tersebut sudah diproduksi secara massal.
 
 
 
"Pabriknya ada di daerah Sukabumi, sehingga agak mahal biaya produksinya
Top

Android

Web
Tutup